Koalisi Asal Jadi
Setelah sekian proses Pemilihan Camat Sambel Terasi 2010 (PECAT 2010), akhirnya terpilihlah pasangan dari Partai koalisi, yaitu Jurig Sudemit dan Sotoy Marotoy Asoy. Partai koalisi sendiri terdiri dari Partai “Suami takut Istri” (PASTI), Partai “Istri nurut Suami” (PASTA), Partai “Mertua takut Menantu Tuh” (PERKUTUT) dan Partai ”Mertua nurut Menantu” (PERMEN). Partai-partai tersebut mau tidak mau harus berkoalisi, karena suaranya konon menurut democrazy nyang suara mayoritas diatas segalanya, kagak cukup buat ngajuin calon, karena pas pemilihan kemaren kalah telak sama Partai PEMBOKAT.
Dan ternyata Partai Koalisi berhasil menyingkirkan Partai Pembokat dalam merebut kursi kepemimpinan Kecamatan Sambel Terasi. Dan dua pemimpin terpilih akhirnya berkuasa penuh menentukan para kabinet Kecamatan Sambel Terasi untuk masa 4, 6533 tahun mendatang (sekali-kali angkanya kagak genep
), nyang diberi nama “Kabinet Terasi Berbauk”. Maka inilah saat yang ditunggu, kate pengamat dari Kampong Tetangga, istilahnya bagi-bagi jatah kue kekuasaan, nyang katanya nikmat tenan, wajarlah dapetnya juga penuh perjuangan.
Namun ternyata masalah khas koalisi muncul. Apalagi kalo bukan tentang kebijakan pengelolaan Kecamatan. Karena ini merupakan persekutuan beberapa partai, maka pastilah ada kompromi visi dan misi partai. Partai PASTA yang awalnya saat kampanye pengen memperjuangkan agar para istri bisa nurut suami, akhirnya mau tidak mau juga mendukung Partai PASTI, nyang pengen agar istri gak nurut suami gak apa-apa, para istri mo ngapain aja terserah dah. Lain lagi Partai PERKUTUT, nyang masa kampanye menelorkan program pembagian warisan sebanyak-banyaknya untuk para menantu, akhirnya juga mau tidak mau ikut memperjuangkan program Partai PERMEN, yaitu memberikan seluruh harta mertua (bukan warisan saja) kepada para menantu, untuk mensejahterakan para menantu sesejahtera-sejahteranya.
Para pemilih pun akhirnya dibikin kecewa. Kini janji saat kampanye lenyaplah sudah, janji-janji tinggal janji, bulan madu hanya mimpi. Begini neh, kalo koalisi asal jadi. Gak peduli visi, gak peduli misi, Nyang penting kekuasaan bisa diraih. Mangkanya lain kali, nyang cerdas ya kalo milih, kalo gak layak buat dipilih, ya ngapain dipilih.
Ayo, Sejahterakan Oyen
Pesannya ada diparagraf terakhir…
(loh, kenopo komengku dadi aneh…)
_____________________________
ketoke melu2, gak duwe inisiatip
Pesan moralnya ada di komentar pertamax…
(lah iki baru anti biasa)
_____________________________
sing precoyo aneh, hora biasa
Setuju…
Pesannya ada di komentar pertamax…
_________________________________
pendukung gelap dan ilegal
Makasih dukungannya Pak…
_______________________________
lumayan, siji tok
Ini di kecamatan mana sih? Saya nggak akan mau tinggal di situ. Xixixixi..
_____________________________________________
gak nerima orang lagi Mbak, satu Jenab ajah dah mbikin penuh
Namanya juga democrazy, permusuhan yang dibungkus dengan persahabatan. “Back to khilafah”.
_________________________________
Koalisi kuwi rak Koala to…
Sejenis Panda kuwi…
_______________________
iki komeng opo toh, terlalu cekak, ning hora aos
Sangar ik…
Jebule avatarku koala to…
Ealah….
_______________________________
Hidup Partai Koalawala
_________________________
mbuh lah, hora mudeng
setujuuuu…
______________________
setuju dengan Si “eN”
___________________________
jiah, ngikut2
Yok.. podho ndukung ajakane Oyen , MenSejahterakan oyen lan mengOyenkan kesejahteraan. Oke rek, Ojo lali !!
________________________________________
maturnuwun Pak Dhe, mohon pasukannya diperintahken mendukung juga nggih?